Pemain Milan Alex Dirawat Inap

Bek Milan, Alex diharuskan untuk menginap satu malam di rumah sakit untuk tujuan observasi, namun pelatih kepala Sinisa Mihajlovic mengatakan pemain asal Brasil tersebut baik-baik saja walaupun sempat tidak sadarkan diri ketika timnya melawan Lazio.

Mantan bintang Chelsea, Alex dibawa keluar dari lapangan dengan tandu pada pertandingan Serie A hari Minggu lalu yang berkahir dengan kemenangan 3-1 di Stadio Olimpico setelah ia tak sadarkan diri dalam tabrakan dengan lutut kiper berusia 16 tahun, Gianluigi Donnarumma. Namun, Mihajlovic memberikan kabar baik mengenai pemain bertahannya tersebut dan mengatakan ia akan tinggal di rumah sakit sebagai langkah pencegahan.

“Dia mengalami benturan ke kepala dan didiagnosis dengan trauma kepala,” kata Mihajlovic kepada Mediaset. “Dia sudah menjalani pemeriksaan dan hasilnya baik. Dia harus tinggal semalam di rumah sakit untuk observasi. “Tapi dia baik-baik saja dan itu adalah kabar baik. Dia sempat kehilangan kesadaran, tapi kemudian ia pulih. “

Milan memang pantas untuk meraih kemenangan di Stadio Olimpico, dengan mantan pemain Roma, Andrea Bertolacci, Philippe Mexes dan Carlos Bacca semuanya mencetak gol. Mihajlovic merasa kecewa atas kebobolan di akhir pertandingan akibat gol penghiburan yang dicetak oleh Ricardo Kishna, tapi memuji timnya untuk penampilan mereka di ibukota yang membuat mereka menduduki peringkat keenam setelah meraih tiga kemenangan beruntun.

“Kebobolan di akhir pertandingan ini memalukan, tapi tim ini sudah bermain dengan sangat baik,” tambahnya. “Kami solid dan selalu menutup serangan lawan kami dengan cepat. Kami tahu itu akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi semangat tim kami sangat terlihat. Kami adalah pemenang layak.

“Saya tidak tahu jika ini bisa disebut sebagai titik balik, kami masih harus menjalani pertandingan demi pertandingan . Ini adalah kemenangan kami yang ketiga kalinya berturut-turut dan peringkat kami di klasmen telah naik. “Sekarang ini kami bermain dengan rasa takut yang semakin berkurang dan karena kami mengubah formasi kami menjadi 4-3-3, tekanan di lini belakang semakin berkurang.”