Jurgen Klopp Merasa Sendirian Di Anfield

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan ia merasa “sendirian” di Anfield pada tahap penutupan ketika timnya mengalami kekalahan 2-1 oleh Crystal Palace.

Sebagian pendukung tim tuan rumah meninggalkan tempat duduk mereka tak lama setelah Scott Dann mencetak gol kemenangan bagi Crystal Palace delapan menit sebelum pertandingan berakhir. “Delapan puluh dua menit – pertandingan berakhir,” kata Klopp, yang baru mengalami kekalahan pertamanya sebagai manajer Liverpool. “Saya berbalik dan saya merasa cukup sendirian di saat ini. Kami harus memutuskan kapan itu akan berakhir.”

Sundulan Dann tersebut membuat Crystal Palace melampaui Liverpool di klasmen sementara Liga Utama Inggris dan dengan hasil ini berarti Klopp telah meraih kemenangan dalam tiga pertandingan, meraih tiga hasil imbang dan mengalami satu kali kekalahan dalam tujuh pertandingan pertamanya sebagai manajer Liverpool yang baru.

Mantan manajer Borussia Dortmund, Klopp – yang mengatakan bahwa klub barunya itu harus tetap tenang setelah mereka kembali kebobolan gol di akhir pertandingan ketika melawan Southampton pada bulan Oktober – tidak marah dengan para penggemar yang meninggalkan stadion, tetapi merasa frustasi terhadap para pemainnya karena tidak dapat membuat para penggemar mereka percaya bahwa tim kesayangan mereka bisa membalikkan keadaan.

“Saya tidak kecewa tentang hal ini, para penggemar meninggalkan stadion, mereka memiliki alasan untuk itu,” kata manajer asal Jerman tersebut. “Tapi kami bertanggung jawab untuk membuat para penggemar tak dapat meninggalkan stadion satu menitpun sebelum peluit terakhir berbunyi karena semuanya bisa terjadi. “Antara menit ke 82 dan menit ke 94, Anda dapat membuat delapan gol, jika Anda menginginkannya, tetapi Anda harus bekerja keras untuk dapat melakukan hal seperti itu. “Itulah yang seharusnya kami tunjukkan dan kami tidak dapat melakukan itu.”