Serangan Paris Membayangi Pertandingan Persahabatan Perancis

Kemenangan Perancis atas Jerman di Stade de France di Paris dibayangi oleh serangkaian serangan senjata api dan bom di ibukota Perancis di mana setidaknya 120 orang tewas.

Ledakan ditargetkan di tempat di sekitar stadion nasional. Dengan para fans tidak dapat meninggalkan gedung, banyak dari mereka yang masuk ke lapangan saat berita atas peristiwa yang terjadi di luar stadion merebak. Presiden Perancis, Francois Hollande menghadiri pertandingan persahabatan internasional tersebut, tetapi meninggalkan tempat sebelum menyatakan keadaan darurat.

Pada akhir pertandingan, yang dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 2-0, para pemain menyaksikan berita berlangsungnya insiden tersebut pada monitor di dalam terowongan. “Kita semua merasa terkejut,” kata pelatih Jerman, Joachim Low, yang timnya telah dievakuasi dari hotel tempat mereka menginap terlebih dahulu menyusul adanya ancaman bom. “Pertandingan dan gol tidak lagi menjadi hal yang utama di hari seperti ini. Kita semua yang berada di bangku cadangan merasa sedikit takut.”

Perancis, yang akan menjadi tuan rumah pada Kejuaraan Eropa musim panas mendatang, dijadwalkan untuk menghadapi Inggris dalam pertandingan persahabatan di Wembley pada hari Selasa. Namun, surat kabar Perancis, L’Equipe melaporkan pertandingan persahabatan yang rencananya akan dilangsungkan di Wembley itu telah ditunda. Sebuah konferensi pers yang rencananya akan diadakan pada hari Sabtu yang melibatkan tim nasional Perancis telah dibatalkan.

“Federasi Sepak Bola Perancis turut merasakan emosi yang menggetarkan bangsa ini,” kata Noel Le Graet, presiden Federasi Sepakbola Prancis. Arsenal dan Chelsea termasuk dalam sekian banyak klub Liga Premier yang mem-posting pesan di Twitter setelah serangan itu terjadi.

“Pikiran semua orang di Arsenal Football Club ada bersama dengan orang-orang di Paris,” tulis Arsenal, pemain mereka, striker Olivier Giroud dan bek Laurent Koscielny turut bermain dalam pertandingan itu.¬†Juara Liga Premier, Chelsea men-tweet: “Semua orang di Chelsea Football Club turut memikirkan mereka yang ada di Paris.”