Sepupu Diarra Tewas Dalam Serangan Paris

Pemain tengah asal Perancis, Lassana Diarra mengatakan bahwa sepupunya tewas dalam serangan teroris yang terjadi di Paris pada hari Jumat lalu.

Diarra, gelandang yang saat ini berusia 30 tahun, bermain di pertandingan persahabatan melawan Jerman di Stade de France di mana tiga pelaku bom bunuh diri tewas setelah membuat ledakan di luar stadion. “Saya mendengar berita ini dengan hati yang sangat berat,” demikian mantan pemain Chelsea, Arsenal dan Portsmouth, Diarra men-tweet.

Beberapa pertandingan olahraga di Perancis telah ditunda setelah 129 orang tewas dalam serangan di Paris pada hari Jumat malam. Federasi Sepakbola Prancis (FFF) mengatakan pertandingan persahabatan internasional antara Perancis melawan Inggris di Wembley yang dijadwalkan akan dilangsungkan pada hari Selasa akan tetap dilanjutkan setelah masa berkabung nasional selama tiga hari. Diarra, yang kini bermain untuk Marseille, menambahkan: “Seperti yang mungkin telah Anda baca, saya tersentuh secara pribadi oleh serangan ini.

“Sepupu saya, Asta Diakite, merupakan salah satu korban dari salah satu penembakan yang terjadi pada hari Jumat lalu, bersama dengan ratusan warga negara Perancis lainnya yang tidak bersalah. Dia sudah seperti kakak sendiri bagi saya. “Dalam iklim teror yang tengah kita alami saat ini, sangat penting bagi kita semua yang mewakili negara ini dan keragamannya untuk tetap bersatu melawan horor yang tidak memandang warna dan juga tidak memandang agama. Mari kita berdiri bersama-sama untuk rasa cinta, rasa hormat dan rasa damai.

“Terima kasih untuk pesan dari Anda semua, jagalah diri Anda sendiri dan orang-orang yang Anda cintai, dan semoga para korban aksi teror ini dapat beristirahat dalam damai.”