Hodgson Inginkan Pertemuan Di Musim Dingin

Manajer Roy Hodgson ingin membangkitkan rencana pertemuan musim dingin untuk skuad Inggrisnya – sebuah gagasan yang sebelumnya ditolak oleh klub Liga Premier.

Inggris mengalahkan Perancis dengan skor 2-0 dalam pertandingan persahabatan di Wembley pada hari Selasa, tapi tidak akan bermain lagi sampai Maret tahun depan. Hodgson ingin menghabiskan waktu dengan para pemainnya untuk menjaga agar semangat tim tetap utuh, setelah meraih rekor 13 kemenangan dari 16 pertandingan sejak Piala Dunia 2014.

“Saya ingin satu sore atau malam hari dengan para pemain saya,” katanya. “Kita bisa sedikit mengulang atas apa yang telah kita lakukan di dalam pertandingan melawan Spanyol dan Perancis dan membuat rencana atas apa yang ingin kita lakukan ke depannya. “Saya berharap bahwa klub akan menyetujui gagasan saya itu. Sejujurnya tidak ada terlalu banyak klub yang menentang ketika gagasan tersebut terakhir kali diutarakan.

“Saya kira dengan sedikit keberuntungan, kami akan mendapatkan waktu di sore hari itu, tetapi hal ini harus dibahas dengan klub untuk memastikan kapan waktu yang tepat menurut mereka untuk mengadakan pertemuan sore hari itu karena saya dan (asisten pelatih) Ray Lewington bekerja penuh waktu dan bisa melakukannya kapanpun waktu yang sesuai bagi mereka.” Inggris akan memasuki ajang Euro 2016 di musim panas mendatang dengan pertandingan persahabatan di bulan Maret melawan juara dunia Jerman di Berlin dan Belanda di Wembley.

Dengan adanya sejumlah pemain cedera yang akan dapat kembali berlaga di tahun depan, Hodgson menegaskan ia akan menambahkan hingga empat pertandingan persahabatan sebagai bagian dari persiapan sebelum memasuki turnamen di Perancis, yang dimulai pada bulan Juni. “Kami berharap untuk memiliki setidaknya tiga pertandingan pemanasan, mungkin empat, selain dua di bulan Maret sehingga kita akan memiliki waktu bermain yang cukup ,” tambah Hodgson.