Lovren Akan Jadi Pemimpin Liverpool

.

Bek Liverpool, Dejan Lovren telah bersumpah untuk membuktikan bahwa ia adalah “pemimpin” klub setelah mendapatkan kembali tempatnya di tim utama.

Lovren telah mengalami perjalanan karir yang bergolak di Anfield sejak tiba dari Southampton dalam kontrak senilai £ 20 juta pada bulan Juli tahun lalu dan kehilangan tempatnya di tim pertama pada bulan September setelah penampilannya yang dipenuhi dengan kesalahan. Namun, menyusul cedera sesama bek tengah, Mamadou Sakho, pemain asal Kroasia berusia 26 tahun itu kembali ke starting line-up dan tampil mengesankan dalam kemenangan telak 4-1 Liverpool atas Manchester City hari Sabtu lalu.

Lovren akan membuat penampilannya yang ke 50 untuk klub dalam pertandingan Liga Europa di hari Kamis ini melawan Bordeaux, dan tetap bertekad untuk memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. “Terus terang saya telah mengalami pasang surut, tetapi hal yang paling penting adalah saat ini,” katanya. “Saya menetap dengan baik dan merasa bahagia di klub ini dan kami bermain dengan baik.

“Saya telah diuji berkali-kali dalam hidup saya, bahkan di klub lain, jadi ini hanyalah sekolah lain bagi saya untuk belajar. Ketika saya dalam situasi yang buruk, saya memiliki orang-orang hebat di sekitar saya yang mendukung saya. “Saya datang ke sini untuk menjadi pemimpin dan saya masih merasa saya bisa memimpin sebuah tim. Saya orang yang suka berteriak dan berbicara selama pertandingan. Bukan saya jika saya hanya berpikir tentang diri saya sendiri.

“Saya pikir ketika saya diam, maka saya merasa gugup sehingga lebih baik untuk melakukan yang sebaliknya. Ketika saya berteriak, saya lebih berkonsentrasi. “Setiap pemain punya peranan penting dalam tim – Sakho tentu saja – tapi saya tidak datang ke sini untuk berada di bangku cadangan. Saya bermain sekarang dan benar-benar nyaman dan fokus untuk menampilkan permainan yang terbaik.

“Yang paling penting adalah untuk melakukan segala sesuatunya selangkah demi langkah, tidak melihat delapan pertandingan ke depan. Ada tekanan pada saya, tapi keadaanya memang seperti itu di setiap pekerjaan.” Liverpool bisa memastikan diri lolos kualifikasi dari Grup B ke babak 32 besar Liga Europa dengan kemenangan atas Bordeaux di Anfield.