Terbentur Financial Fair Play, Inter Milan Tak Bisa Belanja Pemain

Pelatih kepala Inter Milan, Roberto Mancini, menegaskan klubnya takkan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim dingin ini. Menurut Mancini, La Beneamata kini terganjal soal peraturan Financial Fair Play.

Akhir-akhir ini Inter dirumorkan sedang mengincar dua pemain yaitu bek Gregory van der Wiel serta striker Ezequiel Lavezzi. Dua pemain itu saat ini sama-sama menjadi warga Paris Saint-Germain.

Walau begitu, Mancio (sapaan Mancini) mengklaim Financial Fair Play adalah tembok besaryang jadi penghalang bagi klubnya belanja amunisi baru. Dengan adanya Financial Fair Play, sebuah klub tidak bisa membelanjakan dana melampaui total pemasukan mereka.

Tentu saja gaji seorang pemain dan nilai transfer juga masuk dalam daftar pengeluaran. Gaji Lavezzi diketahui cukup tinggi yakni sebesar 4,5 juta euro tiap musim atau setara Rp 67 miliar). Karena itulah Inter pun kesulitan untuk merekrutnya.

“Untuk membuat sebuah tim bertambah kuat, anda selalu butuh mendatangkan pemain. Namun saya rasa untuk sekarang itu bukan opsi terbaik untuk kami karena ada Financial Fair Play,” ujar Mancini seperti dilansir Soccerway.

Presiden Nerazzurri, Erick Thohir, juga mengindikasikan Inter takkan beraktivitas di bursa transfer musim dingin. Dia memperingatkan skuat Inter sekarang sudah amat ‘gemuk’.

“Kami mmiliki total 28 pemain, jumlah yang besar mengingat kami hanya berkompetisi di Serie A dan Coppa Italia,” katanya.

Pengeluaran Inter di bursa transfer musim panas kemarin memang terbilang besar, termasuk ketika mendatangkan Geoffrey Kondogbia dari AS Monaco seharga 35 juta euro.