Ozil Akui Leicester Sulit Dibendung

Melihat hasil minor yang didapat Manchester City pekan lalu, Arsenal mengaku Leicester City memiliki potensi berbahaya. Mesut Ozil meminta rekan-rekannya menghadapi Leicester dengan respek besar.

Akhir pekan lalu Leicester memberikan kejutan lain dengan melibas City 3-1 di Etihad Stadium. Tim besutan Claudio Ranieri tersebut bahkan sudah unggul tiga gol lebih dulu melalui lesakkan Robert Huth di menit ke-3 dan 60, diselingi gol Riyad Mahrez di menit ke-48.

The Citizens baru bisa memperkecil skor di penghujung laga, tepatnya tiga menit jelang bubaran lewat tandukan Sergio Aguero.

Kemenangan tersebut membuat The Foxes kian kokoh di tangga teratas klasemen mengkoleksi nilai 53, unggul lima angka dari Tottenham Hotspur dan Arsenal sebagai rival terdekat.

Melihat hasil yang didapat City, Ozil yakin Leicester akan sulit untuk dibendung ketika melawat ke Emirates Stadium, Minggu (14/2) malam WIB. Skema serangan balik Jamie Vardy cs. yang efektif menjadi bukti mereka amat berbahaya.

Dari statistik akhir pekan kemarin, Leicester hanya mengumpulkan 36 persen ball possesion. Akurasi umpan pun terbilang rendah, hanya 64 persen berbanding 85 persen milik City. Mereka bisa membuat 14 percobaan.

Namun dari total usaha bikin gol tersebut, Leicester membuat tujuh sepakan on target dan menghasilkan tiga gol, sedangkan The Citizens cuma memiliki empat tembakan on target.

Disamping harus mewaspadai permainan bola jauh dan serangan balik Leicester, Arsenal pun wajib hati-hati dengan ancaman proses bola mati. Sepasang gol dari Huth ke jala Joe Hart lewat skema bola mati.

“Menjadi pekerjaan yang luar biasa sulit untuk menghentikan Leicester. Mereka unggul 3-0 di Manchester City usai 60 menit. Fantastis apa yang telah diraih tim mereka,” kata Oezil kepada SID.