Hodgson Serahkan Nasibnya Kepada FA

Manajer tim nasioal Inggris, Roy Hodgson, mengaku masih tak tahu perihal masa depannya setelah Piala Eropa 2016. Hodgson pun menyerahkan seluruh keputusan pada Federasi Sepakbola Inggris (FA).

Kontrak Hodgson di kursi kepelatihan Inggris akan habis setelah turnamen Piala Eropa 2016 berakhir. Hal tersebut menandai habisnya pengabdian Hogdson selama empat musim.

Semenjak dipilih sebagai pelatih Tim Tiga Singa Maret 2012 silam, Hodgson mengantarkan Inggris ke fase perempatfinal Piala Eropa empat tahun sebelum disingkirkan Italia. Sedangkan pada Piala Dunia Brasil, mereka sudah angkat koper sejak penyisihan grup.

Bisa jadi kegagalan di Piala Dunia dua tahun silam jadi bahan pertimbangan FA yang hingga ini belum memberikan perpanjangan kontrak. Walau masih belum ada manajer asli Inggris yang layak menukangi Wayne Rooney dan kawan-kawan.

Maka dari itu, Hodgson cukup santai menyikapi isu terkait masa depannya. Menurutnya, hal terpenting sekarang adalah membawa The Three Liones berprestasi di Prancis nanti.

“Tentu saja saya menyerahkan segalanya kepada FA,” ujar Hodgson seperti dikutip Soccerway.

“Apabila FA dan negara ini mau melanjutkannya, saya dengan senang hati menerima, karena saya menikmati pekerjaan, bersama-sama dengan para pemain,” sambungnya.

“Namun saya pasti akan menerima kenyataan jika ini waktu yang tepat bagi saya untuk pergi dan memberikan tugas kepada manajer baru, biarlah saja seperti itu.

“Saya ingin semua pihak mendapatkan jalan terbaik. Mereka yang memiliki keputusan untuk lanjut dengan saya atau tidak,” demikian dia.