Juara, Leicester Raup Keuntungan Rp 2,8 Triliun

Leicester City sukses menyudahi menyudahi perjuangan musim ini dengan hasil yang luar biasa. Pasukan armada Claudio Ranieri baru saja menorehkan sejarah merengkuh titel Liga Primer Inggris untuk pertama kali sejak tim ini berdiri.

The Foxes resmi menyabet trofi liga setelah Tottenham Hotspur bermain seri 2-2 dengan Chelsea. Keberhasilan ini rupanya memberikan hikmah berlimpah bagi Leicester, khususnya dalam segi finansial.

Seperti yang dilaporkan BBC Sport, Selasa (3/5), Leicester diperkirakan meraup keuntungan mencapai 150 juta pounds atau sama dengan Rp 2,89 triliun. Hadiah itu sendir berasal dari hadiah gelar juara Liga Primer Inggris, bonus keikutsertaan Liga Champions, plus penjualan tiket.

Pemasukan klub berjuluk ‘Si Rubah’ itu masih bisa bertambah. Sebab, Leicester diprediksi bakal kedapatan sponsor baru serta penanjakan fans yang sangat signifikan.

Torehan itu adalah titel perdana Liga Primer Inggris Untuk bagi Leicester. Prestasi ini mendapat pujian dari seluruh orang karena musim lalu mereka nyaris turun kasta ke Divisi Championship.

Anak asuh Claudio Ranieri memastikan juara Liga Primer Inggris 2015-2016 tanpa perlu bermain. Spurs sebagai rival terdekat hanya mampu bermain seri 2-2 ketika menghadapi Chelsea.

Pada laga yang digelar di Stamford Bridge, Selasa (3/5/2016) dinihari WIB, The Lilywhites sempat memimpun dua gol atas tuan rumah di paruh pertama yang masing-masing dibukukan oleh Harry Kane di menit 35 dan Son Heung-Min menit ke-44.

Sayang di paruh kedua Chelsea langsung bangkit dan mencetak dua gol balasan. Gary Cahill membobol gawang Hugo Lloris di menit 58 dan ditambah Eden Hazard enam menit jelang waktu normal berakhir.