Ferdinand Gemari Gaya Main Atletico

Atletico Madrid bersama Diego Simeone sudah terlanjur lekat dengan performa agresif, pekerja keras, dan kuat dalam bertahan. Atletico disebut Rio Ferdinand membuat dirinya betah menyaksikannya.

Selama ini gawa main yang lebih digemari dan dipuji banyak orang ialah sepakbola menyerang, punya penguasaan bola tinggi, umpan-umpan pendek satu sentuhan, dan para pemainnya terus bergerak. Tak bisa dibantah, ini merupakan efek dari kedigdayaan Barcelona di bawah Pep Guardiola beberapa musim lalu.

Dalam empat tahun, Barca era Guardiola kita tahu sukses besar dan meraih 14 titel dan terlihat sangat super. Dalam prosesnya, gaya main serta keberhasilan Barca menular ke tim nasional Spanyol yang berujung pada gelar juara Piala Eropa 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010.

Seperti Guardiola membangun Barca sedemikian rupa, Simeone pun membentuk Atletico dengan gayanya sendiri. Los Colchoneros memiliki pendekatan agresif, defensif, dan tampil bergerak sebagai sebuah kesatuan.

Bisa dikatakan Atletico milik Simeone adalah antitesis bagi tim-tim yang bermain menyerang dan dominan dalam penguasaan bola. Kritik tentu saja tak berhenti menyerang mereka, meski hingga kini cara Atletico terbukti sukses.

Mereka berhasil mematahkan kedigdayaan Barca dan Real Madrid di liga domestik. Sementara di Eropa, Atletico telah menjuarai Liga Europa dan menjadi runner-up Liga Champions di musim 2013/2014.

Malahan msim ini mereka kembali mencapai babak final Liga Champions setelah mendepak Bayern Munich polesan Guardiola, Rabu (4/5/2016) dinihari WIB tadi. Hasil ini bak menegaskan mereka pantas dihargai seperti tim-tim besar lain.

Eks defender Manchester United dan timnas Inggris Rio Ferdinand merupakan salah satu orang yang menggemari gaya main Atletico.

“Seorang manajer harus membuat sebuah suasana dimana pemain yakin dengan taktiknya. Tampil dengan intensitas seperti ini dan selalu bisa melakukannya, pasti ada keyakinan yang tulus,” kata Ferdinand kepada BT Sport.