Diminta Latih Timnas Italia, Ini Komentar Ranieri

Keberasilan Claudio Ranieri membawa Leicester jadi penguasa Inggris memunculkan harapan dirinya bisa melatih timnas Italia di masa depan. Terkait hal itu, Ranieri masih membuka kemungkinan.

Ranieri memberi kejutan besar di Liga Primer Inggris setelah mengantarkan Leicester ke tangga juara. Manajer kelahiran 64 tahun silam itu mementahkan seluruh prediksi yang menyebut The Foxes cuma berada di papan bawah.

Bos Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio kemudian menyatakan hasratnya supay Ranieri bersedia melatih Gli Azzurri di masa depan. Dia pun berharap Ranieri mampu mengantarkan Italia menjadi kampiun Piala Dunia.

Saat ditanya tentang peluang melatih Italia, Ranieri sama sekali tidak menutup pintu.

“Saya akui ada rasa penasaran untuk melatih tim nasional, namun pengalaman saya di Yunani sudah cukup,” ujar Ranieri dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport.

“Tentu, memimpin Italia bakal menjadi pengalaman yang berbeda, dan saya amat menyukainya. Dan lagipula Leicester memiliki seragam biru seperti Azzurri,” katanya.

Tercatat Ranieri satu kali menukangi tim nasional yakni kala menangani Yunani pada 2014 lalu. Namun perjalanan itu tak bertahan lama. Ditunjuk pada Juli 2014, Ranieri langsung didepak empat bulan kemudian usai tunduk di tangan Kepulauan Faroe. Selama melatih Yunani, Ranieri belum pernah meraih kemenangan di empat pertandingan dan kalah tiga kali.