Payet Diminta Tak Tinggalkan West Ham

Sosok Dimitri Payet telah lebih dulu dikenal di Ligue 1 Prancis. West Ham United dan para suporternya lalu melihat sendiri kemampuan Payet itu.

Gelandang berusia 29 tahun ini melewatkan sebagian besar kariernya di Prancis. Bersinar bersama Saint-Etienne dan Lille, Payet lalu menjalani dua musim terakhir di Prancis bersama Olympique Marseille, yang mana dirinya sempat bermain di bawah arahan Marcelo Bielsa selama satu musim.

Di musim tersebut sinar terang diciptakan Payet. Bermain sebanyak 36 laga di Liga Prancis, Payet ikut mengkreasikan 134 peluang untuk Marseille dan memberikan 17 assist. Kelihaiannya dalam mencari celah itu yang lantas membuat West Ham kepincut.

Payet masuk dalam satu dari jajaran pilar penting The Hammers musim ini dan salah satu alasan kenapa West Ham mampu bersaing di papan atas. Walau sempat mengalami cedera, Payet tetap bisa menyumbangkan 9 gol dan 12 assist bagi timnya dalam 30 laga musim ini.

Peran playmaker timnas Prancis ini kian penting jika menilik total peluang yang dikreasikannya. Dicatatkan oleh Squawka, Payet telah mengkreasikan 116 peluang, jauh lebih tinggi dibandingkan Mark Noble, yang sampai detik ini mengkreasikan 47 peluang.

Berkat penampilan oke itu tak mengejutkan jika muncul rumor sejumlah klub top datang meminatinya. Dari dalam Inggris, Arsenal dan Chelsea sempat diklaim mengincarnya. Dari liga lain, raksasa Barcelona masuk dalam antrean.

“Apabila anda bertanya kepada Dimi, saya meyakini dia bakal berkata bahwa dia baru bersama-sama dengan kami satu musim dan saya rasa, dia tidak akan pergi,” ujar Cresswell kepada Daily Mail.