Performa Kamerun Kejutkan Deschamps

Prancis hampir saja gagal menang ketika menjalani persahabatan menghadapi Kamerun. Manajer Tim Ayam Jantan Didier Deschamps dibuat terkejut oleh penampilan lawannya.

Laga berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Prancis yang berlangsung di Stade de la Beaujoire, Selasa (31/5/2016) dinihari WIB tadi. Skor yang terbilang wajar bila menilik dominasi pasukan armada Deschamps sepanjang laga.

Tidak hanya membuat penguasaan bola lebih banyak yaitu 65 persen, mereka juga lebih banyak memberi ancaman. Tercatat 18 sepakan dilesakkan Prancis dengan tujuh di antaranya mengenai bidang, sementara Kamerin hanya memiliki sembilan peluang yang tiga on target.

Tapi pada kenyataanya Kamerun mampu memberi perlawanan dan Prancis sempat kecolongan. Blaise Matuidi membuat Les Bleus memimpin terlebih dulu namun mampu dibalas dengan cepat oleh Vincent Aboubakar.

Sepakan Olivier Giroud lalu membuat Prancis kembali unggul di babak pertama. Namun kelengahan di akhir laga menyebabkan Maxim Choupo-Moting mencetak gol penyama di menit ke-88.

Untung bagi tuan rumah, Dimitri Payet mampu memaksimalkan free kick yang didapat pada injury time. Gol berkat hasil eksekusinya memastikan tim pulang dengan modal oke menatap putaran final Piala Eropa yang kian dekat.

Deschamps mengakui bahwa dirinya kaget melihat performa Kamerun seraya menyebut performa anak asuhnya masih belum maksimal.

“Muncul beberapa masalah karena tim lawan memiliki kualitas. Mereka tak mau bermain bertahan. Ada beberapa aspek yang seharusnya bisa kami lakukan lebih baik. Jujur saya saya cukup terkejut,” ujarnya dikutip Soccerway.

“Bagi segelintir pemain, mereka sudah lama tidak menjalani kompetisi. Kami akan mengevaluasi apa yang harus diperbaiki.”