Griezmann Minta Maaf Sempat Berkomentar Buruk

Antoine Griezmann akhirnya minta maaf atas komentar buruknya yang mengatakan Atletico Madrid bisa terseret ke jurang degradasi. Dia meras hal itu tak seharusnya dia katakan di hadapan publik.

Griezmann sempat dicecar kritik tajam lantaran komentaranya setelah Atletico bermain imbang dengan Leganes di akhir Agustus lalu. Ketika itu Atletico untuk kali kedua cuma mendapat hasil imbang.

Pasca laga, Griezmann lantas mengutarakan rasa frustrasinya. Dia menganggap Los Colchoneros bisa terjun ke papan bawah andai tak segera berbenah.

Komentar itu sempat menimbulkan kekesalan dari rekan satu timnya, Saul Niguez. Sedangkan Koke paham rasa frustrasi Griezmann, tapi juga menyebut sikap Saul sah-sah saja.

Sekarang setelah membantu timnya meraih kemenangan perdana dengan menundukkan Celta Vigo empat gol tanpa balas, Griezmann meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Dia merasa tak seharusnya mengeluarkan komentar tersebut di media.

“Kami harus bermain seperti hari ini, saya merasa gembira untuk tim, untuk apa yang kami lakukan di lapangan. Kami memperlihatkan performa yang luar bias,” ujar Griezmann mengomentari performa Atletico di laga melawan Celta Vigo seperti dikutip dari AS.

“Saya meminta maaf atas apa yang saya ucapkan di depan publik. Seharusnya hal itu terjadi di ruang ganti,” lanjut Griezmann.

“Saya memperlakukan rekan-rekan satu tim secara tidak adil di depan publik, dan kini saya ingin meminta maaf kepada mereka, di depan publik. Saya berbicara dengan kapten sesudah itu dan kini saya berbicara secara terbuka.”

“Adalah saya yang bermain buruk menghadapi Leganes, saya marah dengan diri saya sendiri lantaran saya ingin memenangi setiap pertandingan. Namun itu tak merubah apapun. Saya tak seharusnya mengatakan apa yang telah saya katakan. Anda belajar dari hal-hal seperti ini.”