Ibra Buat MU Tak Lagi Menakutkan

Performa Zlatan Ibrahimovic di atas lapangan tengah disorot. Pergerakan Ibra yang lambat sudah menjadikan Manchester United tidak lagi menakutkan karena terlalu lamban.

Ibrahimovic masih belum menyudahi puasa golnya di semua turnamen. Pemain Swedia 35 tahun itu tak mencetak gol di enam laga.

Gol terakhir dilesakkan pesepakbola Swedia itu pada akhir September. Ketika itu United melakoni laga kontra wakil Ukraina FC Zorya Luh pada Liga Europa.

EKs penggawa Arsenal yang kini jadi pundit sepakbola, Ian Wright, menganggap Ibra sudah merubah warna United. Tapi sayang, warna merah khas United tidak lagi menakutkan.

“Apa yang bisa mengikat Ibra dalam tim ini ialah kapasitas dia mencetak gol. Jika kalian perhatian, performa dia juga tidak bagus-bagus amat,” kata Wright seperti dikutip The Sun.

“Pergerakannya tak lagi sebagus dulu. Jika boleh jujur, saya tak yakin ada klub lain yang ingin mengontrak dia walau secara gratis sekalipun,” ucap dia.

Wright lantas membandingkan performa The Red Devils dengan klub Premier League lain musim ini. MU tak lagi memiliki kecepatan seperti yang lainnya.

“Anda lihat sendiri bagaimana cara bermain Manchester City, cara bermain Chelsea, atau Liverpool. Begitu juga Arsenal dan Spurs. Semua tim itu sangat dinamis, punya kecepatan plus gairah besaR.

“Kemudian lihat Manchester United. Tim itu terlihat lambat dan Ibra berpengaruh besar dalam permainan seperti itu. Saya tidak melihat Ibra betul-betul bagus dalam 10-15 pertandingan padahal United memerlukan penampilan dia yang sangat bagus itu,” ucap dia.