Ditolak Barcelona, Gelandang Leicester Rela Dipinang Arsenal

Riyad Mahrez Leicester City to Arsenal, Riyad Mahrez Leicester City, to Arsenal, Riyad Mahrez, Leicester City to Arsenal, Riyad Mahrez to Arsenal, Leicester City, Premier League, Liga Inggris

Riyad Mahrez Leicester City to Arsenal

Riyad Mahrez dikabarkan telah setuju untuk pindah klub dengan biaya penebusan sebesar 35 juta poundsterling dan bergabung dengan Arsenal musim panas ini walaupun sebelumnya lebih tertarik untuk bergabung dengan Barcelona. Hal ini diungkapkan oleh The Sun bahwa gelandang Leicester City tersebut pindah haluan setelah raksasa Catalan memiliki pemain lain dalam rencananya.

Awalnya keputusannya untuk meninggalkan Leicester City cukup mengejutkan fansnya. Memang saat itu Mahrez belum menerima banyak tawaran terutama setelah memantapkan keinginannya untuk bermain bersama Barcelona dalam waktu dekat sangat besar. Namun  akhirnya Ia mulai memiliki banyak tawaran setelah mantan jawara liga Spanyol tersebut cenderung untuk memilih mengejar gelandang Paris Saint-Germain yaitu Marco Verratti.

Pemain Aljazair berusia 26 tahun itu sebelumnya pernah dikaitkan dengan kepindahannya ke Emirates pada musim panas lalu, tak lama setelah Ia menjadi bagian penting bersama Leicester City dan mengangkat trofi Liga Primer untuk pertama kalinya bagi The Foxes. Sayangnya setelah berminggu-minggu kabar tersebut menggema, Mahrez akhirnya menandatangani kesepakatan baru dengan Leicester, melayangkan harapan Wenger.

Namun Wenger bertekad untuk tidak membiarkan kesempatan kali ini lolos, terutama setelah Mahrez diyakini telah kehilangan harapan untuk dapat bergabung dengan klub impiannya, Barcelona.

Mahrez sempat dinobatkan sebagai Pemain Terbaik PFA setelah musim yang luar biasa di Leicester, namun, seperti klub tersebut, dia juga tidak dapat menduplikasi kecemerlangannya pada musim yang baru saja ditutup.

The Foxes berjuang dalam mempertahankan gelar mereka dan bahkan muncul sebagai pesaing menghindari zona degradasi sementara Mahrez gagal menemukan bentuk terbaiknya lagi, hingga menjelang akhir musim Ia menunjukkan lagi tanda-tanda keahliannya. Setelah tiga tahun mengalami pasang surut di King Power Stadium, sepertinya Ia siap untuk melanjutkan masa depannya di klub lain.

Minat Wenger terhadap Mahrez disebabkan performanya saat Leicester meraih gelar liga. Dia sangat mahir secara teknis dan mampu menghubungkan gerakan menyerang di daerah yang ketat. Dia cukup cepat dan bisa berkreasi meski di area yang padat dan mampu menyiapkan peluang untuk mencetak gol.

Sepertinya keahliannya akan dapat terasah kembali jika ia bisa diasuh oleh Wenger. Sementara untuk Wenger sendiri telah lama tak mampu mencarikan aset baru untuk Arsenal dan musim ini Ia baru memungut Sead Kolasinac dengan status bebas transfer dari Schalke. Tentunya perekrutan terhadap Mahrez akan dapat menjadi bukti keahlian dalam mencari bibit unggul belum sirna.