Inilah Ternyata Alasan Alexandre Lacazette Memilih Arsenal Dibanding PSG

Alexandre Lacazette Lyon to Arsenal, Alexandre Lacazette Lyon, to Arsenal, Alexandre Lacazette. Lyon to Arsenal, Alexandre Lacazette to Arsenal Lyon. Alexandre Lacazette Lyon to PSG, Alexandre Lacazette to PSG, Ligue 1, Liga Prancis, Liga Inggris, Premier League

Alexandre lacazette lyon to arsenal or PSG

Belum lama ini Alexandre Lacazette mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengadakan pembicaraan untuk kepindahannya dengan Paris Saint-Germain, sebelum bergabung dengan Arsenal musim panas ini. Namun Ia lebih memilih untuk mengasah diri di kompetisi Liga lain, selain di Prancis.

Pemain berusia 26 tahun itu memang baru saja bergabung membela The Gunners pada bursa transfer kermain dari Lyon yang telah dibelanya selama tujuh tahun ditim utama. Bahkan Ia juga sempat membela Lyon tiga tahun sebelumnya di tim cadangan mereka, setelah Ia mengasah diri diakademi Lyon dari 2008 lalu. Ia kemudian di tarik oleh Arsene Wenger untuk memperkuat lini depan mereka dengan biaya tebusan sebesar 53 juta euro ditambah bonus jika pencapaian terentu sebesar 7 juta euro. Hal itu menjadi penandatanganan termahal klub saat ini.

Di musim lalu, ia mampu tampil apik, yang membat dirinya berhasil mencetak 36 gol untuk timnya dalam 44 penampilan. Dan bentuk itu menarik minat dari rivalnya di Prancis yang memiliki kantong tebal yaitu PSG namun Lacazette mengatakan bahwa menguj dirinya di Liga Primer cukup menangtang dia untuk bergabung dengan Arsenal.

Lacazette mengatakan kepada RMC Sport, “Kami berbicara dengan PSG tapi saya tahu itu bukan ke mana saya ingin pergi. Di Prancis, saya hanya akan bermain untuk Lyon. Mereka bisa membantu saya maju karena mereka memiliki  pemain besar tapi saya ingin bermain di liga lain.”

Dan Ia pun dengan cepat menjadikan dirinya sebagai favorit penggemar Gunners yang baru, dengan empat gol dalam tujuh pertandingan pembukaan di Premier League.

Namun, pemain internasional Prancis itu belum mencetak gol dari pertandingan tandang dan itu adalah sesuatu yang sangat ingin dia koreksi,  saat ia terus menyesuaikan diri dengan sifat fisik Liga Primer.

“Di Emirates, saya sudah efisien, sekarang saya harus terus berjalan dan memiliki status yang sama di pertandingan tandang,” kata Lacazette. “Saya masih harus bekerja pada beberapa poin, bahkan jika berjalan dengan baik, saya masih bisa mengembangkan hubungan saya dengan gelandang dan pemain bertahan saya. Saya juga ingin menjadi kuat  di depan gawang karena di Inggris wasit tidak meniupkan peluit  (gol).”

Saat ini Lacazette diturunkan menjadi pemain utama internasional Prancis dan mempersiapkan dua kualifikasi terakhir di Piala Dunia mereka, menghadapi Bulgaria dan Belarus.

Timnasnya sendiri saat ini juga memimpin Grup A dengan unggul satu poin di atas Swedia, masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengamankan kualifikasi Piala Dunia. Namun Lacazette optimis mereka memiliki bakat untuk pergi menuju musim panas mendatang di Rusia.

“Ya, jika kita memiliki keseluruhan kelompok, tim Prancis bisa pergi jauh,” kata Lacazette. “Kami memiliki perpaduan generasi, beberapa memiliki pengalaman Brasil (Piala Dunia 2014) dan Euro 2016. Ada juga orang muda yang sangat berbakat yang telah menakut-nakuti Eropa musim panas ini. (Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele)”.