Fabinho Sempat Frustasi Saat Tidak Diizinkan Untuk Pindah Ke Manchester United

Fabinho, AS Monaco, Manchester United

Fabinho AS Monaco ke manchester United

Fabinho yang merupakan gelandang dari AS Monaco mengakui bahwa dirinya sempat mengalami frustrasi karena  penolakan klubnya untuk dapat memuluskan transaksi kepindahannya menuju salah satu klub yang bermain di liga Inggris, Manchester United.

Memang pemain asal Brasil itu sangat ingin bergabung dengan gelombang eksodus bersama rekan-rekannya di musim panas lalu setelah berhasil menjuarai Ligue 1 pada kampanyer terakhir mereka 2016-17. Sebut saja Kylian Mbappe, Bernardo Silva, Tiemoue Bakayoko dan Benjamin Mendy dimana semuanya  mendapat klub baru dengan profil tinggi, seperti ke PSG, Manchester City dan Chelsea.

Namun sayangnya Ia sendiri tidak berhasil melakukannya.

Ia dicegah untuk meninggalkan Stade Louis II, seperti yang diungkapkan oleh media Goal yang mengungkapkan pada bulan Juli lalu bahwa dia diidentifikasi sebagai target oleh Manchester United sebelum mereka mengeksplorasi pilihan lain. Bahkan rivalnya di Prancis yaitu Paris Saint Germain sempat tertarik dengannya.

Namun pemain berusia 24 tahun itu mengatakan kepada Nice Matin, “Selama bursa transfer sangat sulit bagi saya, karena saya tidak yakin apakah saya akan tinggal. Saya lebih dekat untuk pergi daripada tinggal. “.

“Bertanding dalam konteks tersebut tidak baik (karena bimbang). Kepalaku ada di tempat lain. Tanpa disadari, saya tidak memberikan yang maksimal. Saya tidak berusaha memberikan citra buruk, saya tidak akan pernah bisa melakukan itu. Namun Saya frustrasi di ujung bursa transfer tapi saya telah melupakan hal itu.”

Setelah menganggap Fabinho sebagai tambahan yang bermanfaat, United akhirnya akhirnya menghabiskan 40 juta poundsterling untuk merekrut Nemanja Matic sebagai alternatif bagi pemain tengah lini tengah mereka.

Sementara itu, PSG mengalihkan perhatian mereka untuk menarik Mbappe dari Monaco, dengan sebuah kesepakatan pinjaman awal yang akan ditetapkan untuk menjadi transfer sebesar  180 juta euro pada musim panas mendatang.

Fabinho sendiri siap untuk memperjuangkan langkahnya pada tahap tertentu, namun Ia mengakui bahwa dirinya lebih memilih membuat perdamaian dengan situasinya dan memutuskan untuk tidak memaksakan masalah tersebut.

Dia menambahkan: “Saya tidak bisa melupakan apa yang telah dijanjikan klub saya. Saya yakin saya benar dan saya berpikir untuk memperjuangkannya. ”

“Tapi saya membahasnya dengan teman-teman, keluarga, agen saya, itu bukan keputusan yang mudah. Citra yang akan diberikannya bukan saya. Sekalipun itu satu-satunya solusi, saya tidak ingin berbenturan dengan klub. “tambahnya.

Meski ingin terus maju, Fabinho sudah terbiasa lagi bagi Monaco musim ini. Dia telah membuat 14 penampilan di semua kompetisi dan tetap terikat kontrak sampai Juni 2019.