Marco Verratti Ternyata Menjadi Inspirasi Bagi Jean Michael Seri

Marco Verratti, Jean Michael Seri, OGC Nice, Paris Saint Germain

Marco Verratti – Jean Michael Seri

Pemain gelandang Paris Saint Germain yaitu Marco Verratti ternyata menjadi beberapa subjek yang menjadi sumber inspirasi bagi beberapa pemain muda termasuk pemain yang pernah diminati oleh Arsenal, Jean Michael Seri. Pemain gelandang dari Nice berperingkat tinggi tersebut percaya bahwa dia memiliki filosofi sepak bola yang sama dengan bintang PSG asal Italia itu

Pemain internasional Italia Verratti memang telah berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik Eropa selama berada di PSG dari tahun 2012 lalu dari Pescara, sementara disisi lain Seri juga menonjol dalam musim kemarin dimana Nice telah naik kepapan klasemen.

Seri sendiri juga telah mengungkapkan bahwa dia menonton klub ibukota Prancis itu beraksi, dan terutama saat Verratti diturunkan,  karena dia yakin bisa belajar dari mantan orang Pescara.

“Marco Verratti – di dalam dirinya, saya melihat cara berpikir, bermain, merancang sepakbola,” ungkap pemain yang hampir sempat jatuh ketangan Barcelona selama musim panas lalu, dan mengatakan kepada France Football.

“Saya menghargainya karena dia menciptakan permainan, dia memperbaiki orang-orang di sekitarnya.Dia juga memiliki visi yang luas ini. Dia adalah teladan Saya melihat pertandingan PSG, saya mencoba untuk menjadi inspirasi oleh mereka.” ujar pemain internasional Pantai Gading

“[Verratti] bisa bermain lama, dia bisa bermain pendek, ada yang bilang saya lebih kuat, tapi saya pikir dia di depan. Memang benar dia memiliki pemain di sekitarnya yang membuat segalanya lebih mudah baginya. Tapi saya juga tidak bisa mengeluh. Kami juga memiliki bakat di Nice, meski kami kurang berpengalaman.”.

Sebelumnya telah diketahui juga bahwa Verratti juga didolakan oleh gelandang muda Schalke yaitu Max Meyer.

Pemain berusia 22 tahun tersebut telah beradaptasi dengan cepat, dan ia pernah mengatakan bahwa dirinya menikmati kepemilikan bola lebih banyak dan mampu membuka permainan dari peran yang dalam.

Ia sempat mengatakan “Saya masih dalam tahap belajar di posisi itu. Anda bisa belajar banyak dengan menonton pertandingan di Liga Champions. Saya mengikutinya dengan ketat. Saya selalu membiarkan diri saya dibimbing oleh yang terbaik, dan bagi saya di lini tengah adalah Marco Verratti dari Paris Saint-Germain.”.

Nice sendiri saat ini telah jatuh ke posisi 15 dimana salah satu penyebanya adalah Seri tak bisa dimainkan lebih banyak, Ia tercatat hanya bermain enam kali di Ligue 1 musim ini, absen karena cedera hamstring sejak Oktober kemarin, termasuk saat timnya mengalami kekalahan 3-0 oleh PSG.