Leicester City Berburu Pemain Lini Serang PSG Yang Disia-siakan

Hatem Ben Arfa, Paris saint Germain, to Leicester City

Hatem Ben Arfa PSG to Leicester City

Pemain lini serang yang saat ini disia-siakan Paris Saint Germain yaitu Hatem Ben Arfa, diketahui dilirik oleh jawara Liga Inggris musim 2015-16 untuk menggantikan pemain sayap mereka yang akan dilepaskan klub dalam waktu dekat. Kemungkinan besar Ia akan dilepaskan di musim dingin mendatang dimana masa baktinya akan habis di akhir kampanye saat ini.

Memang pemain asal kelahiran Prancist tersebut sempat dimainkan oleh raksasa Liga Prancis di musim perdananya pada musim lalu, namun Ia tak dilirik lagi oleh pelatihnya Unai Emery terutama setelah klubnya telah memboyong dua pemain bertransaksi besar di bursa transfer kemarin, yaitu Neymar dan Kylian Mbappe.

Ia sempat dibidik oleh Nice dan Saint-Etienne pada bursa transfer yang sama, namun ia tetap berpendapat ingin memperjuangkan karirinya di PSG, dan menolaknya. Sayangnya, Unay Emeri sepertinya menjatuhkannya sebuah isyarat yang tidak begitu halus bahwa dia tidak diterima di klub tersebut dengan melemparkannya ke klub cadangan.

Dengan keadaan ini kemungkinan besar Ia akan terpaksa meninggalkan PSG hingga kontraknya berakhir setelah kampanye musim ini berakhir, atau dipindahkan ke klub lain pada bursa transfer di musim dingin mendatang, mungkin dengan harga yang lebih miring. Itu bukan solusi yang maksimal untuk keduanya namun sepertinya PSG akan dengan senang hati melepaskannya.

Dan di sinilah Leicester City masuk.

Klub yang bermain di Liga Inggris itu baru-baru ini menunjuk Claude Puel sebagai manajer mereka setelah pemecatan Craig Shakespeare. Mereka dapat menggunakan pengaruhnya untuk menarik mantan pemain Newcastle itu kembali ke Premier League.

Hal ini dikarenakan seandainya Riyad Mahrez dijual oleh klub, maka mereka perlu mencari penggantinya dan Ben Arfa akan menawarkan profil yang tepat untuk itu.

“Dia adalah pemain yang saya hargai dan orang yang saya hargai juga,” kata Puel kepada RMC awal pekan ini.

Memang, bos baru Leicester itu sempat ikut dalam pertandingan amal dengan pemain sebulan lalu dan menemukannya dengan baik.

“Dia fit – saya tahu itu,” kata mantan manajer Southampton tersebut. “Saya pernah bertemu dengannya dari waktu ke waktu dan kami sudah berbicara dan kami bahkan pernah bermain bersama, itu baru. Dia sangat tajam, meski situasi sulit.”.

“Klub yang cukup beruntung mendapatkan Hatem, akan memiliki kesepakatan bagus.”

Sikapnya, tentu saja, akan menjadi kekhawatiran bagi penggemar Leicester, namun Puel telah membuktikan sebelumnya bahwa dia bisa mendapatkan yang terbaik dari sosok yang lincah, yang mentalitasnya telah menjadi alasan mengapa dia tidak pernah menikmati masa sukses yang berkelanjutan.