Dibidik Jose Mourinho, Emil Forsberg Tetap Fokus Pada Leipzig

Emil Forsberg, RB Leipzig, Manchester United, Jose Mourinho

Emil Forsberg RB Leipzig to Manchester United?

Emil Forsberg  yang merupakan pemain sayap RB Leipzig belum lama ini mengatakan bahwa saat ini fokusnya tetap pada klubnya dan tak memikirkan klub yang lain. Hal ini ia ungkapkan di tengah kabar bahwa pelatih Manchester United yaitu Jose Mourinho, menambahkannya ke dalam daftar calon pemain potensial untuk direkrut dalam waktu dekat.

Memang Mourinho sempat terlihat menyaksikan langsung pertandingan Swedia menghadapi Italia pada hari Jumat kemarin. Dalam kemenangan Swedia dengan skor 1-0 tersebut diduga keras, Ia sedang mengawasi Forsberg dan kemudian muncul di berbagai media Inggris dan Jerman bahwa bos United terkesan dengan penampilannya.

Dengan pemain berusia 26 tahun itu diperkenalkan oleh agen dari Victor Lindelof yaitu Hasan Cetinkaya, United yang ingin memperkuat lini tengah mereka, menunjukkan bahwa hal itu “sangat mungkin” klub Liga Primer tersebut akan bergerak untuk memboyong Forsberg, yang berada di bawah kontrak di Leipzig sampai 2022 mendatang.

“Saya juga membacanya di surat kabar,” kata Forsberg kepada Bild mengenai kunjungan Mourinho ke Swedia, namun menambahkan bahwa saat ini “fokus saya adalah pada RB.”

Dalam pertandingan menghadaii timnas Italia, Ia menjadi salah satu pemain kunci walaupun tak menyumbangkan angka  atau assist, namun Forsberg membantu secara aktif agar timnasnya bermain imbang tanpa gol di leg kedua playoff mereka dan memastikan mereka lolos ke babak kualifikasi Piala Dunia.

“Tidak ada yang mengira kami mampu melakukan ini,” kata Forsberg. “Kelompok ini sudah melalui kompetisi yang sulit menghadapi Prancis dan Belanda, dimana kedua dua tim merupakan tim yang sangat bagus. Mereka mengatakan bahwa kami kurang beruntung setelah pertandingan playoff berlangsung, namun kami berhasil lolos dari semua itu.”.

Ia menambahkan, “Saya percaya bahwa kami menginginkan tiket [ke Rusia] dengan segala cara, dan kami bermain sebagai tim yang percaya pada peluangnya. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, tidak ada kompetisi yang lebih besar atau lebih baik. Pemain terbaik di dunia ada di sana dan kita adalah bagian darinya. “.