Eric Cantona Masih Tak Mengerti Mengapa Neymar Beralih Ke Liga Prancis

Eric Cantona, Neymar, Ligue 1, Paris Saint Germain

Eric Cantona – Neymar

Legenda Manchester United yang berkebangsaan Prancis yaitu Eric Cantona mengatakan bahwa dirinya tidak tertarik untuk menonton Neymar di Paris Saint-Germain, bahkan ia tidak habis berfikir mengama pemain bintang Brasil tersebut setuju untuk menandatangani kontrak dengan mereka.

Cantona sendiri memulai karir sepak bola dari klub akademi Prancis yaitu SO Les Caillols pada usia 14 tahun, yang kemudian pindah semusim setelahnya menuju AJ Auxerre. Ia pun dipromosikan ketim utama dua tahun kemudian, dan sempat dipinjamkan ke FC Martigues, di Prancis juga. Pada tahun 1988, Ia pindah menuju Marseille, dan sempat dipinjamkan juga, menuju Bordeaux dan Montpellier, dan mengakhiri perjalanan karirnya di Prancis setelah membela Nimes Olympique dan mengalami insiden larangan bermain di negara tersebut.

Sempat mengutarakan pensiun, ia kembali berkarir di dunia sepak bola membela Leeds United di Inggris dan setengah musim kemudian Ia menuju Manchester United dan membuat namanya besar di Premier League.

Dengan pengalamannya di Prancis itulah, Ia sempat mempertanyakan keberadaan Neymar di Ligue 1. Padahal Ia sempat menjadi favoritnya saat menjadi pemain bintang di Barcelona.

Memang penyerang asal Brasil itu membuat rekor pemain termahal di dunia dengan nilai 222 juta euro saat Ia pindah dari Barcelona menuju PSG di musim panas lalu. Namun hal tersebut telah menarik kontroversi terutama mengenai sikap dan tingkah lakunya terhadap rekan satu timnya.

Meskipun demikian, ia terbilang sukses dengan  mencetak 11 kali gol dan memberikan sembilan assist dalam 12 penampilan untuk tim barunya. Namun tetap saja statistik seperti itu membuat Cantona mempertanyakan mengapa penyerang tersebut melakukan perpindahan ke Liga Prancis.

“Saat Anda berusia 25 tahun dan Anda bermain dengan Brasil dan Barcelona, ​​Anda harus bertanya pada diri sendiri sedikit, tentang apa yang sedang Anda lakukan di Prancis, di mana Anda akan bermain melawan Guingamp atau Amiens,” kata Cantona kepada Yahoo Sport.

“Bahkan di Liga Champions memiliki maksimal 10 pertandingan dalam satu musim. Saya tidak tahu mengapa dia datang untuk bermain di Prancis. Siapa tahu? Ini bukan visi yang saya miliki untuk gairah dan sepak bola. Dia tidak terlalu menarik perhatian saya.”.

Cantona memang pedas dengan liga domestik Prancis, yang dimungkinkan dengan pengalaman yang ia miliki saaat bermain di Nimes bahkan, ia pun tak pernah menontonnya.

“Saya tidak pernah benar-benar menontonnya,” ungkapnya. “Apa yang akan saya tonton? PSG melawan Guingamp Itu tidak menarik minat saya. “.

Namun dalam waktu dekat, PSG akan menjamu Nantes dalam kompetisi Ligue 1, pada tanggal 18 November besok, pukul 23.00 WIB.