Pemilik Bradford City AFC Siap Menjadi Klub Red Bull Di Inggris

Bradford City AFC, Red Bull Bradford, Red Bull

Bradford City AFC akan menjadi Red Bull Bradford?

Pemilik Bradford City AFC yaitu Edin Rahic, telah mengungkapkan bahwa dirinya akan tertarik untuk menjalin hubungan kerjasama dengan salah satu raksasa produsen minuman berenergi, Red Bull. Hal ini dikarenakan, perusahaan tersebut dikabarkan telah tertarik untuk mengembangkan pangsa pasar di sepak bola Inggris, dan ingin mengakusisi sebuah klub yang mereka kembangkan juga menjadi klub papan atas di Eropa seperti yang mereka lakukan sebelumnya.

Memang raksasa minuman berenergi saat ini memiliki kepentingan besar di sejumlah tim sepak bola di seluruh dunia, sebut saja Red Bull Salzburg, Red Bulls New York, Red Bull Brasil, Red Bull Ghana dan pendatang baru di Liga Champions, RB Leipzig. Perusahaan tersebut menjalin kemitraan dengan sebuah klub yang sudah ada dan mendongkrak performanya.

Red Bull sendiri dikabarkan dikaitkan dengan kepindahan pasar di Inggris, dan Rahic akan senang jika klubnya terpilih sebagai proyek mereka di megara tersebut. Rahic sebelumnya pernah bekerja dengan direksi RB Leipzig yaitu Ralf Rangnick, dan mengakui bahwa ia didekati oleh mantan rekannya sebelum kekalahan terakhir Bradford di League One, menghadapi Millwall.

“Pada tahun 2012 dia ingin saya datang ke Leipzig, tapi akhirnya tidak berhasil,” kata Rahic kepada Spox. “Sebelum final playoff kami di bulan Mei, dia mengharapkan semoga sukses. Jika Red Bull tertarik dengan sebuah proyek di Inggris pada satu titik, kita bisa bekerja sama dengan dua klub kami. “.

“Kami tidak punya banyak uang, jadi akan sangat bagus jika kita mendapatkan pemain pinjaman yang berbakat dan mengembangkannya. Kami akan menjadi platform yang sempurna bagi klub seperti Leipzig untuk menguji pemain mereka. Sebanding dengan kerja sama yang mereka bangun dengan Salzburg, kami bisa berkomitmen pada gaya bermain yang sama dan filosofi pelatihan serupa. “.

Rangnick sempat mengunjungi Inggris pada akhir 2016 lalu untuk menyaksikan Chelsea, Charlton dan Brentford beraksi, yang menyebabkan kabar bahwa Red Bull akan berinvestasi di klub Inggris. Pada bulan Januari, pendiri perusahaan tersebut menolak spekulasi bahwa mereka tertarik untuk mengambil alih Nottingham Forest.

“Tidak ada ada hubungannya dengan itu,” kata Dietrich Mateschitz kepada Salzburger Nachrichten.

“Itu bahkan bukan spekulasi yang sedang terjadi, apalagi menjadi kebodohan besar untuk memikirkan penambahan di Inggris setelah sukses di Leipzig. Itu salah dari perspektif olahraga. Untuk menggabungkan semuanya bersama-sama pada satu titik, juga tidak sesuai dengan peraturan UEFA.”

Namun, pada bulan Juni lalu, UEFA memutuskan bahwa “tidak ada individu atau badan hukum yang memiliki pengaruh yang menentukan atas lebih dari satu klub” yang memungkinkan Salzburg dan Leipzig untuk bersaing di Liga Champions, serta membuka jalan bagi Red Bull untuk memperluas pengaruhnya ke Inggris.