RB Leipzig Berhasil Menyelesaikan Penandatanganan Ademola Lookman Dari Everton

Sam Allardyce, Ademola Lookman, RB Leipzig, Everton

Sam Allardyce dan Ademola Lookman

RB Leipzig telah berhasil menyelesaikan penandatanganan pemain lini depan Everton di hari terakhir penutupan bursa transfer Januari ini. Ia adalah Ademola Lookman, pemain asal Inggris yang sempat dilibatkan di timnas Inggris Junior U19 sampai U-21.

Lookman mengasah diri untuk keahlian sepak bolanya di Waterloo, sebuah klub yang bermain diklub muda London, pada tahun 2008 saat usianya sebelas tahun namun ia beralih menuju akademi Charlton Athletic lima tahun kemudian, dan akirnya ia dilibatkan di tim utama bahkan menjadi salah satu pemain andalan klub saat itu.

Namun sayang dimusim perdananya, saat ia mencetak lima gol dari 24 pertandingan yang melibatkannya, timnya terdegradasi ke Ligue one dan saat ia mencetak lima gol darlam waktu setengah musim keduanya, ia diboyong oleh Everton dengan nilai tebusan sekitar 7,5 juta poundsterling.

Musim perdananya  di Inggris membuatnya dimainkan sebanyak delapan kali dan mengasilkan sebuah gol , namun dimusim ini, walaupun ia hanya mencetak sebuah assist tanpa gol dari tujuh pertandingan yang melibatkannya di Premier League, ia telah berhasil mencetak dua gol saat dimainkan tiga kali di Liga Eropa.

Namun pemain berusia 20 tahun melakukan langkah perpisahan dengan RB Leipzig pada hari berakhirnya waktu dibursa transfer dimana  pelatih kepala Everton yaitu Sam Allardyce, telah mengungkapkan bagaimana pemain muda Inggris tersebut ingin bergerak.

“Ini adalah salah satu situasi yang paling tidak biasa yang pernah saya hadapi,” kata Allardyce. “Kami mendapat beberapa kesepakatan untuknya tapi dia bersikeras dia memilih Jerman. Ketegarannya berarti dia mendapatkan caranya sendiri pada akhirnya,”.

Memang pencetak tiga gol di Piala Dunia FIFA U-20 Inggris musim panas lalu tidak ingin pergi dari klubnya kecuali jika dia datang ke Bundesliga. Hal ini dikarenakan Ia melihat contoh nyata yang ada dimana pemain muda Inggris sepertinya sangat memungkinkan untuk dimainkan di tim utama.

Sebut saja Jadon Sancho yang berusia 17 tahun yang bermain di lini depan Borussia Dortmund, Reece Oxford yang berusia 19 tahun yang bergabung kembali dengan Borussia Mönchengladbach serta Kaylen Hinds, striker Wolfsburg yang berusia 20 tahun, yang dipinjamkan menuju Greuther Fürth di mulai Januari ini.

Keputusannya pun masuk akan, namun Everton harus mewaspadai aksinya di Bundesliga, yang mungkin akan menarik perhatian beberapa klub papan atas Eropa jika ia berhasil melakukannya.